Cara Hidup

Konspirasi

Dunia Islam

Kisah Nabi dan Sahabat

Kisah umat dahulu

Sains

» » Muslim di Kanada dianiaya seperti Yahudi di zaman Hitler

Muslim di Kanada dianiaya seperti Yahudi di zaman Hitler
Keadaan yang dialami Muslim ketika ini di Kanada dinilai sama seperti Yahudi di zaman Adolf Hitler. Di mana ketika itu, Hitler memerintahkan pemusnahan etnik Yahudi tersebut di Jerman.

Pengasas Dewan Tertinggi Islam Kanada, Syed Soharwardy, berkata perubahan peraturan-peraturan yang memerlukan Muslimah melepaskan niqab dan burqa ketika bersumpah menjadi warga negara memberi tamparan kepada umat Islam di sana.

Segala bentuk intimidasi, menyisihkan Islam dan meremehkan kitab suci umat Islam iaitu Al-Quran, tak ubahnya sama dengan perlakuan orang-orang Yahudi di Jerman.

"Muslim akan melalui situasi yang sekarang dihadapi orang-orang Yahudi sebelum Holocaust," kata Soharwardy kepada CFCN TV di Alberta.

"Itu berlaku di Jerman sebelum Holocaust, hal yang sama berlaku sekarang tentang Muslim. Jadi ini benar-benar situasi yang membimbangkan," katanya lagi.

Sebelumnya, Kerajaan Persekutuan, Isnin (12/12), telah mengemukakan draf Rancangan Undang-undang (RUU) tersebut kepada Mahkamah Agung. Apabila disahkan, undang-undang itu mewajibkan Muslimah untuk melepas burka apabila menjadi warga negara Kanada. Mereka pun diharuskan pula melepas burka atau tudung ketika turun sumpah dilakukan.

Menteri Imigresen dan Kewarganegaraan Kanada, Jason Kenney mengatakan wajar seseorang itu harus melepaskan tudung semasa mengambil sumpah dan itu merupakan prinsip asas mahkamah yang mencerminkan nilai-nilai keterbukaan dan kesaksamaan.

"Sumpah kewarganegaraan adalah janji seorang warga negara terhadap tanah airnya. Kalau anda menjadi warga Kanada, anda harus mengucapnya dengan nilai-nilai keterbukaan dan keseteraan itu," katanya.

Walaupun pada akhirnya polisi tersebut diterima Muslim Kanada. Komuniti Muslim Kanada mengatakan penguatkuasaan undang-undang baru yang melarang seorang Muslimah bersumpah menjadi warga negara Kanada perlu dipertimbangkan. Namun, mereka menggariskan, penerimaan, Peraturan itu lebih kepada kepentingan keselamatan Kanada.

"Saya fikir ini adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan," kata Alia Hogben, Pengarah eksekutif Dewan Perempuan Muslim Kanada seperti dikutip arabnews.com, Selasa (13/12).

Hogben menyedari sebahagian muslimah merasa tidak selesa dengan masalah ini. "Saya fikir, ini bukan masalah besar. Namun, kedua-dua belah pihak harus menampung antara satu sama lain," katanya.

Hogben mengatakan ada keadaan di mana wajah seseorang perlu untuk dilihat. "Saya boleh memahami untuk masalah keselamatan atau keselamatan," katanya.

[abna.ir , republika]

«
Next
Catatan Terbaru
»
Previous
Catatan Lama


Artikel berkaitan:

1 komen:

  1. Polisi Kanada Dekatkan Diri dengan Komunitas Muslim

    REPUBLIKA.CO.ID, ONTARIO – Sekolah Islam di Ontario mendapatkan 'servis' khusus dari polisi kanada (RCMP). Selama seharian, mereka mendapatkan pelatihan dari RCMP bagaimana menjadi seorang polisi handal.

    Selain memperkenalkan tugas-tugas polisi kepada para murid, pelatihan ini diharapkan bisa menghilangkan kesalahpahaman yang kerap terjadi antara polisi dan kelompok agama minoritas.

    "Ini kesempatan yang baik bagi komunitas Muslim untuk menjembatani kesenjangan antara masyarakat dan polisi," kata Kepala Sekolah Yousef Kfaween, Jumat (16/12) seperti dikutip onislam.net.

    Acara pelatihan sehari ini merupakan yang pertama di Ontario. Program serupa pernah dilakukan di sekolah British Columbia. Sekitar 50 murid muslim yang berasal dari Hamilton dan Niagara dibagi menjadi empat kelompok.

    Setiap kelompok menjalani tes kebugaran, latihan fisik, uji forensik dan kelas obat-obatan. Siswa lainnya diajari berkuda dan berlatih dengan anjing pelacak. Anak-anak antusias menanyakan bagaimana seorang polisi bisa menangkap para pelaku kriminal.

    RCMP berencana membuka Akademi Kepolisian Junior. Mereka mengunjungi sekolah Muslim untuk menjalin relasi. RCMP juga ingin merekrut kelompok lain yang lebih beragam.

    Nadar Azabi (11 tahun), menemukan banyak kesempatan untuk meperbaiki kesalahpahaman dia tentang polisi. “Setelah mengikuti acara ini, saya sadar bahwa polisi adalah orang normal yang memiliki tugas penting untuk dilakukan,” ujar dia.

    Acara ini juga membantu aparat kepolisian untuk membuang jauh-jauh kesalahpahaman mereka tentang minoritas Muslim di Kanada. Juru Bicara Asosiasi Muslim di Hamilton, Kamran Bhatti, berharap acara ini bisa semakin memperkuat identitas Muslim di Kanada.

    Di Kanada, komunitas Muslim berjumlah sekitar 1,9 persen dari 32,8 juta penduduknya. Jumlah pemeluk Islam meningkat secara drastis selama dekade terakhir. Islam menjadi agama terbesar setelah Kristen di sana.

    [Republika - Sabtu, 17 Desember 2011]

    BalasPadam

Terima kasih :)

Kategori

Air terjun (9) Ajaib (22) Alam sekitar (10) Angkasalepas (51) Animasi GIF (3) Antik (8) Aqidah (13) Arkeologi (21) Astronomi (48) Bala bencana (41) Batu kalimah (4) Batu permata (23) Biar betul (112) Biologi (2) Bionik (4) Budaya (5) Cinemagraph (3) Dajjal (2) Download (2) Duit (37) Duit Kertas (15) Duit Syiling (24) Dunia Hiburan (127) Ekonomi Dunia (20) Ensaiklopedia (55) Foto (346) Freemason (2) Freeware (3) Gempa bumi (7) Geologi (6) Gerhana bulan (1) GIF animation (3) Grafik 3D (3) Halimunan (3) Hamas (8) Hantu (52) High speed video (6) Iblis (13) Illuminati (26) Imam empat mazhab (5) Indeks batu permata (1) Indeks duit (2) Indeks kad telefon (1) Indeks sampul duit raya (1) Indeks setem (1) Internet (91) Jalan-jalan (56) Jenayah (121) Jin (35) Kad telefon (3) Kamera (21) Kamera digital (16) Kata-kata hikmah (28) Kemalangan (57) Kematian (55) Kesihatan dan Perubatan (191) Ketenteraan (46) Kiamat (7) Kisah akhir zaman (2) Klasik (59) Kristologi (47) Landskap (111) Makanan dan minuman (17) Makro (6) Manipulasi Foto (6) Metafizik (5) Misteri (59) Motivasi (34) Muzium mini (65) Paleontologi (1) Palestine (49) Paranormal (28) Penggodam (23) Perang (31) Perkahwinan (22) Pernikahan (19) Perubatan Islam (5) Polis (9) Politik (130) Politik dunia (49) Puisi (6) Rekod (101) Robotik (27) Sains (60) Sampul duit raya (5) Scam (5) Sedih (46) Sejarah (29) Sejarah Islam (16) Sejarah kuno (4) Selebriti meninggal (12) Seni (5) Seni beladiri (1) Senibina (21) Serangga (15) Sukan (42) Syiah (15) Syirik (1) Syria (41) Teknologi (241) Teknologi Nano (7) Teori konspirasi (163) Time lapse (39) Timur Tengah (176) Tumbuhan (36) UFO (39) Ulama meninggal dunia (2) Video (292) Wallpaper Islamik (39) Yahudi (10) Zionis (20)